|
Memiliki Bandara
Singkawang atau disebut Bandara
Spektakuler sudah lama menjadi impian
orang nomor satu di kota Singkawang,Pak
Hasan Karman. Dalam benak pikiran
Beliau jika kota
Singkawang memiliki sebuah bandara,
betapa nyaman hidup ini bagi sebagian
masyarakat Singkawang. Terutama bagi
konco-konconya yang berduit. Mereka akan
merasakan kenyamanan
memiliki bandara Spektakuler, pagi hari
mereka berangkat dari bandara
Spektakuler menuju Singapore untuk
shopping, sore hari mereka pulang ke
Singkawang untuk “kongku-kongku”.
Mengingat pembangunan
bandara Spektakuler begitu penting bagi
Pak Hasan Karman, Beliau pernah
menggembor-gemborkan mega proyek
ini kemana-mana. Hingga diberbagai
milis milik
komunitas orang Singkawang mendiskusikan
impinan tersebut.Berbagai kesimpulan
dari hasil diskusi ada yang
berpendapat bahwa kota Singkawang
“tidak mungkin”memiliki bandara bertarap
nasional ataupun semi internasional
dalam waktu dekat ini.Ada juga
berpendapat”mungkin” bahkan ada yang
mengatakan “sudah ada investor siap
membangun Bandara Spektakuler”.
Apapun
pendapat mereka, tetapi Pak Wako kita
sudah diingatkan oleh elite komunitas
Tionghoa Singkawang di Jakarta meminta
Beliau “lupakan saja mimpi proyek
Bandara Spektakuler”. Tentu saja Pak
Wako tidak mau menerima saran seperti
itu. Karena bertentangan dengan buku
yang mengajar“self
development”,motivation” yang pernah
Beliau baca. Buku tersebut mengajarkan
kepada Beliau”sesuatu ide harus selalu
dipikirkan(jangan lenyap dari pemikiran)
dan digembor-gemborkan dimana-mana”
supaya ide tersebut menjadi
kenyataan.Itulah cara membuat sesuatu
ide menjadi kenyataan. Tetapi ini sangat
berbeda pandangan dengan orang
kampung,menurut mereka cara berpikir
seperti itu adalah proses mempercepat
kegilaan, seperti mimpi membangun
bandara yang tidak sesuai dengan
kenyataan kebutuhan masyarakat.
Sejak pada tanggal 20
April 2009 Pak Wako kita telah
mengantongi izin dari
Departemen Perhubungan RI untuk
pembangunan Bandara
Spektakuler. Sampai saat ini Pak Wako
kita masih belum mengumumkan kepada
masyarakat Singkawang akan kabar gembira
ini.Mungkin dalam pertimbangan Beliau
jika diumumkan kuatir diserbu oleh para
investor. Karena izin
bandara yang Beliau kantongi itu
proyeknya tidak cukup dibagikan kepada
investor.Jadi, para investor perlu
diseleksi hanya para investor yang mau
bersedia rugi untuk membangun
Bandara Spektakuler.Bandara
ini hanya diizinkan melayani penumpang
dari Singkawang ke Supadio
Pontianak,Supadio-Singkawang saja. Izin
“pengumpan atau pengumpul” yang
dikantongi oleh Pak Wako kita.
|