|
Menurut
hasil investigasi dari team
Cintasingkawang
terhadap kasus lintah
darat yang terjadi didesa Lacibuk(Kali
Asin dalam)baru-baru ini.Korban dalam
kasus ini adalah seorang penduduk miskin.Korban
lintah darat ini kita sebut Mr A,buruh tani dan
tidak memiliki pendidikan formal.Dua bulan yang
lalu Mr.A meminjam uang
(personal loan)dari Mr.B
sebesar Rp.7
juta.Dengan suku bunga 10% perbulan
(120% pertahun!!!!!).Mr.B adalah ketua Ormas
etnis Tionghoa Singkawang dan juga
menjabat sebagai ketua dari
salah satu organisasi keagamaan
di Singkawang .Dalam
waktu 2 bulan Mr.A tidak
sanggup memenuhi kewajibannya untuk membayar
repayment loan nya maka Mr.B menyita sepeda
motor milik Mr.A,merek Yamaha Yupiter Mx
model tahun 2007.
Sepeda
motor merupakan alat
transportasi dan alat perlengkapan
kehidupan bagi sebagian masyarakat
dipedesaan.Tanpa alat transportasi kehidupan
Mr.A akan mengalami kesulitan mencari nafkah
untuk menghidupi keluarganya.
CintaSingkawang tidak menyalahkan Mr.B mengambil
keuntungan dalam hal ini tetapi apakah pantas
dalam kasus ini dikenakan suku bunga 120% per
tahun?Menyita sepeda motor Mr.A tanpa
mempertimbangakan aspek
kemanusiaan.
Kasus
ini merupakan test case terhadap moral seorang
pemimpin ormas kita.Sebagaimana telah kita
ketahui Lacibuk adalah basisnya
pendukung pak Hasan Karman.CintaSingkawang
belum tahu pasti berapa besar dampak
negatip dari kasus ini akan mempengaruhi
pendukung pak Hasan Karman.
|