|
Dalam
pekan yang lalu ada beberapa yang
peristiwa penting yang terjadi di kota Singkawang.Seperti
pernyataan wako kita,Pak Hasan Karman
pada media cetak lokal.Marilah kita
simak pernyataan dan mencoba
memahami konsep yang dikemukan oleh wako
kita itu dari prospektip masyarakat
biasa. Tentu saja,konsep tersebut adalah
tentang cara mekanisme membangun kota kita Singkawang yang “spektakuler” itu.
Ketika Pak Hasan Karman
memberikan kata sambutan didepan peserta
Rakornis Pariwisata dan Kebudayaan
Provinsi Kalbar, di Kota Singkawang,
pada tanggal 3 Juli yang lalu di Hotel
Mahkota Singkawang.Beliau memperkenalkan
beberapa framework, cara membangun kota
Singkawang spektakuler yaitu kota
Singkawang harus dipromosikan(dikampanyekan).Untuk
itu,perlu diciptakan hari(minggu)
yang disebut “Singkawang
Festival”.Kemudian proses promosi
Singkawang Festival melalui berbagai
instansi seperti Disbudpar,
Perindagkopnaker dll.
Pak wako kita memberi
keyakinan kepada pada serta
seminar bahwa Beliau akan melakukan
koordinasi (kita baca:perintah)pada
instansi untuk mengikuti gagasan Beliau
kemukakan. Pantas disayangkan,Beliau
tidak memberikan penjelasan berapa besar
dana yang dialokasi untuk instansi yang
diberi tugas(proyek)baru itu.Kita dapat
memahami para pimpinan instansi pasti
tidak happy kalau hanya terima perintah
tanpa terima dana.
Untuk meramaikan Singkawang
Festival ini,perlu ada pertandingan
olahraga.Pak wako kita ini memang soccer
fans,Beliau memilih sepakbola
sebagai media promosi .Untuk
itu,masyarakat Singkawang harus
dijadikan bola mania. Pengertian bola
mania ini ada dua jenis yaitu bola mania
fisik dan bola mania kocek. Bola mania
fisik ini,sekali melihat sepakbola
kakinya langsung gatal ingin
menendang.Tetapi kakinya tidak ada
tenaga . Maklumlah bola mania fisik ini
sebagian besar adalah masyarakat
Singkawang yang hidup
dipedesaan.Mereka ini, makan saja
menjadi persoalan.Hidup mereka semakin
susah pasca kenaikan BBM.Sudah
jelas mereka ini tidak dapat diajak
bermain bola dengan perut sedang
keroncongan.Bagaimana mau keluar menjadi
juara? Lawan team Permasis saja sudah
susah .Lain, seperti Team Permasis itu
langsung dibina oleh Pak Aliok dibawah
supervision pak Akhiong yang selalu
memperhatikan kesejahteraan pada orang
yg memperjuangkan organisasi mereka.
Nah,untuk membina jenis bola mania
kocek gampang sekali.Kita tunjuk pakar
kita dalam hal sini ,Bapak Chin Miaw
Fuk mantan ketua Cap Go Meh 2008.Beliau
akan memberi tips kepada pengikut bola
mania kocek ini, tentang
kesebelasan mana yang akan keluar
pemenang.Perlu kita menaruh harapan,
bola mania kocek ini dibawah pimpinan
Pak Chin Miaw Fuk kemungkinan dapat
meningkatkan standard hidup masyarakat
kita dengan cepat. Pak Chin ini sanggup
merubah bisnis bola dari Liga Inggris – Italy menjadi bisnis Liga Singbebas
dikalangan para koleganya .
Mengakhiri kata sambutan,Pak wako
kita mengingatkan para peserta
seminar we must act now. Kalau
tidak,nanti kita tidak cukup waktu untuk
membangun kota
Singkawang spektakuler.Karena kita
sudah hampir menghabiskan waktu
satu tahun, masyarakat belum merasakan
kemajuan real di kota Singkawang.
Wakil Wali Kota Singkawang,Pak Edy
R Yacoub juga hadir dalam acara
seminar itu.Pak Edy sambil tersenyum
mendengar kuliah yang disampaikan oleh
bossnya,sebuah kuliah tanpa harus
menguji materinya, alias santai.
Pada tanggal
4 juli2008, dalam acara pelepasan 14
orang Mahasiswa Magister Sains Untan
yang melaksanakan PPM (Program
Pengabdian kepada Masyarakat) di
Kecamatan Singkawang Selatan.Pak wako
kita mengingatkan kepada masyarakat
Singkawang betapa pentingnya menjaga
kelestarian lingkungan hidup kita .Kata
Beliau “…. saya ingin mengkampanyekan
kelestarian lingkungan sehingga akan
tumbuh rasa malu bagi masyarakat
Singkawang jika merusak lingkungan,”
ujar dia.Dengan ancaman “rasa malu “itu
untuk mereka yang melakukan kerusakan
lingkungan pasti tidak akan
efektif.Tanpa hukuman dan denda yang
berat,para perusak lingkungan pasti tidak
akan menghargai usaha yang dilakukan
pada pencinta lingkungan. Sayangnya,Pak
wako sudah sibuk dengan tugasnya tidak
pernah mengunjungi desa
Lirang.Akibatnya,kerusakan lingkungan
belum sempat Beliau ketahui ,penggalian
tanah para pembuat bata untuk rumah
walet.Lubang-lubang bekas tempat
penggalian itu menjadi tempat sarang
nyamuk. Konon cerita tempat galian itu
telah mendekati tanah milik Pak wako dan
konconya di Jakarta.
Masalah lingkungan adalah masalah
terribly hard,but possible dapat
dilakukan oleh kota Singkawang. Kita perlu
membuat sebuah program
penghijauan , penanaman Singkawang
Native Trees,seperti pohon “san
pat”(ada beberapa jenis san pat,san=hutan,pat=
jambu).Banyak keuntungan apabila kita
menanam native trees, mudah
adaptasi,mengandung rmakna melindungi
lingkungan kita.Terutama pohon san pat
yang memiliki nilai ekosistem lingkungan.
Dapat tumbuh didaerah tandus (pasir),memiliki
daun lebar tidak mudah rontok,akar kokoh
dan ranting tidak mudah patah. Pada saat
pohon san pat berbunga,bunganya
mengeluarkan aroma wangi,pada lebah dan
burung datang mengisap madu pada
bunga san pat.Buah san pat dikonsumsi
oleh burung dan kelelawar. Peranan pohon
san pat ini sangat penting bagi
ekosistem,merupakan food chains bagi
mahluk lain.Tanpa ada lebah kita tidak
dapat menikmati buah-buahan.Pohon san
pat banyak tumbuh didaerah Singkawang
Selatan.
Kalau kita mengadakan aksi
penghijauan
kota
Singkawang, dengan cara menanam pohon
cemara tidak memberi nilai tambah karena
pohon cemara dimana-mana ada, tidak ada
yang istimewa dan tidak memberi nilai
ekosistem terhadap lingkungan. Pohon
cemera hanya berfungsi menahan angin
dipesisir pantai.
Pengalangan dana untuk panti
asuhan terbesar terjadi di Pontiank,Pak
Wako kita diundang menjadi salah satu
pembicara.Pada saat berlangsung acara di
Restoran Gajah Mada Pontianak .Ada
orang mengatakan bahwa Bapak Dr.Philip
seniornya pak Wako membantu Pak Wako
kita mencari dana untuk Panti Asuhan di
Singkawang.Padahal,kita tahu Pak wako
kita tidak mungkin merepotkan
orang dalam hal ini. Beliau memiliki
resources, hanya tinggal melokasikan
dana APBD untuk masalah sosial. Tidak
susah ,bukan ?
Sebagaimana saran Cinta pada
artikel yang lalu “Memasyarakatkan Wako
mewakokan Masyarakat “,pada awal
pekan ini Pak Hasan Karman telah
membagi-bagikan Foto Keluarga Beliau
kepada para Fansnya.Foto bernuasa etnik
dan berkesan “keluarga sakinah” tsb
diedarkan di hampir seluruh pelosok
Singkawang.Ketika gadis kampung Condong
bernama,
Cindy Pavita
menerima foto keluarga Pak wako
sambil berkata “very cute…..bang
Hasan sangat handsome man”. Kedua tangan
Cindy memegang Foto tersebut kemudian
dia mendekatkan foto itu
kehatinya.Ekspresi rasa sayang dari nona
manis ini, terhadap bang Hasan sangat menyentuh perasaan kita.
Itulah peristiwa yang terjadi pada
pekan yang lalu
|