|
Mengingat masalah
patung naga mendapat perhatian begitu
besar dari masyarakat Singkawang ,maka
CintaSingkawang menyediakan "edisi
khusus" untuk menjawab pertanyaan dari pembaca
setia kami,Bapak Bong Eng Seng.
Pertanyaan :
hai cinta,
ni ai kasi kabar buruk, moga aja ngak
bener terjadi. dengar-dengar isu yang
beredar tuh orang pemangkat and sambas
mau meluncur ke singkawang minggu depan
karena ada yang menantang melayu (fpm)
waktu hari jumat kemaren. wah bahaya nih
. tar kejadian mei 98 terulang di
singkawang. gmana nih pendapat cinta.
siapa mau tanggung jawab nih,
bikin cemas saja
bong eng seng
kampung melayu dekat studio
Jawaban
Dari CintaSingkawang:
Yth Bapak Bong Eng
Seng
Terima kasih untuk
emailnya.Kabar yang Bapak dengar tentang
simpatisan Melayu berasal dari Pemangkat
dan Sambas akan datang ke Singkawang
untuk memberi dukungan kepada saudaranya
di Singkawang,itu bukan isu(cerita yg
tidak benar) tetapi itu berita yang
sangat logis sesuai dengan prediksi
Cinta. Rasa soliditas diantara komunitas
Melayu memang tinggi,mereka ini ada
sejenis ikatan “brotherhood”.Mereka
dengan mudah menggalang komunitas mereka
untuk tujuan politik ataupun
sosial.Terutama masalah patung naga(insiden
Jumat ,5/12/2008) etnis Melayu Sambas
merasa humiliated( mendapat penghinaan).
Jika suatu etnis dalam posisi seperti
itu mereka akan menggalang kekuatan
untuk show force,kemungkinan bisa
terjadi kerusuhan sosial karena
kebanjiran
massa
yang sulit dikontrol.
Jika masalah patung
naga tidak ditangani dengan baik,
konflik horizontal tidak dapat
dihindarkan lagi.Kota Singkawang akan
berubah menjadi neraka bagi masyarakat
Singkawang.Marilah kita melihat apa yang
akan terjadi masalah patung naga:
-Pihak
Aparat:Kepala polisi Singkawang telah
menulis surat kepada walikota
Singkawang,Pak Hasan Karman dan surat
tembusan kepusat(Jakarta).Aparat telah
memberikan rekomendasi dan
masukan-masukan supaya tidak terjadi
konflik horizontal di Singkawang meminta
Pak wako segera bertindak untuk
menyelesaikan masalah patung naga
tersebut.Secara logika
administrasi,Bapak
kepala Polisi Singkawang pasti melapor
kepada atasannya bahwa dengan kekuatan
pasukan(personil) polisi yang mereka
miliki di Singkawang dan sekitarnya
kemungkinan tidak memadai untuk
mengamankan kota Singkawang jika
dikepung puluhan ribu
demontran.Pertanggungjawaban secara
administrasi Bapak kepala polisi
Singkawang sudah dipenuhi,Beliau telah
mengingatkan kepada Pak wako konsekwensi
soal masalah patung naga,juga sudah
memberitahu kepada atasannya kesulitan
apa yang akan mereka hadapi dilapangan
jika terjadi sesuatu di kota
Singkawang.Nah,kalau terjadi kerusuhan
pihak aparat tidak dapat mengatasi,
jangan salahkan mereka.Dengan pengertian
pihak aparat tidak mau ambil resiko
dalam hal ini.
-Keterlibatan Etnis
Dayak:Kita tidak tahu pasti keterlibatan
orang dayak dalam masalah patung
naga,apakah itu atas intruksi tokoh
dayak disekitar kota Singkawang atau
hanya sekelompok orang dayak yang disewa
oleh Pak Bong Li Thiam dkk untuk
melindungi naga kesayangannya.Ditinjau
dari segi kepentingan sosial-budaya,
etnis Dayak tidak ada kepentingan sangat
prinsip dalam hal ini(patung naga).Jika
etnis Melayu dari utara ingin show force
untuk memberi pelajaran kepada
Pak Bong Li Thiam dkk dan pencinta
patung naga. Pada tokoh(sultan) Melayu
akan mengadakan kontak dan konsultasi
dengan tokoh Dayak(ketua suku)terlebih
dahulu supaya tidak terjadi kesalahan
pahaman dan pertentangan kepentingan
dalam hal ini.
-Tidak semua
komunitas Tionghoa Singkawang mendukung
patung naga:Ide membangun patung naga
bukan proyek komunitas Tionghoa
Singkawang,itu hanya ambisi Pak Bong Li
Thiam beserta beberapa konconya.Menurut
opini sebagian besar masyarakat Tionghoa
Singkawang proyek itu tidak ada
manfaatnya sama sekali karena tidak ada
benefit ekonomi,tidak dapat mengubah
kehidupan masayarakat Singkawang menjadi
lebih makmur.Bahkan salah
satu tokoh masyarakat di Singkawang yang
juga adalah pengusaha , mantan pendukung
fanatik HK meminta Cinta jangan
mencantumkan namanya mengatakan”saya
sarankan kepada dirjen pajak segera
memeriksa pengusaha yang mendanai
pembangunan patung naga
itu,apakah dana yang digunakan proyek
ini sudah memanfaatkan Sunset policy
yang saat ini diterapkan
oleh Dirjen Pajak”.Bahkan Bapak ini
menyerukan kepada seluruh komponen warga
Tionghoa dikampungnya jangan termakan
oleh proganda yang disampaikan oleh
konco-konconya Pak Hasan Karman,seperti
Pak Min Chan(bos perusahaan roti)
menyampaikan proganda berbau SARA.Pak
Min Chan ini dari kampung ke kampung di
Singkawang Selatan menyampaikan proganda
titipan.Sebagian besar masyarakat
Tionghoa Singkawang tidak memberikan
dukungan proyek
patung naga. Menurut pimpinan ormas MABT
Singkawang, proyek patung naga
bukan proyek yang dapat memberikan
manfaat kepada masyarakat Singkawang,
mengapa kita harus memberi dukungan
proyek yang tidak bermanfaat itu?
-Posisi Wako
kita:Pak Hasan Karman akan memanfaatkan
momentum patung naga ini sebaik
mungkin.Karena ada tiga hal, dua
keuntungan dan satu kerugian yang Beliau
dapat:
Pertama,masyarakat
Singkawang akan mengalihkan perhatian ke
masalah patung naga tetapi lupa menagih
janji kepada Beliau. Banyak janji telah
Beliau berikan kepada masyarakat tetapi
sampai saat ini belum Beliau
tepati.Padahal Beliau telah duduk di
kursi wako selama satu tahun,ketika
kampanye pilkada Beliau berjanji jika
Beliau terpilih selama satu tahun Beliau
akan menciptakan ini dan itu.Mana
hasilnya?
Kedua,memanfaatkan
momentum ini untuk kepentingan survival
politik sendiri.Sebelum mengambil
keputusan untuk memindahkan patung
naga,sengaja ditarik waktunya lebih
panjang(lama) sebelum mengambil
keputusan terakhir.Karena Beliau
memerlukan waktu untuk
mengirim konco-konco ke
kampung-kampung yang dimana ada caleg
yang Beliau
sponsor.Konco-konconya akan meyampaikan
proganda yang dapat mempengaruhi orang
kampung untuk
mendukung caleg yang Beliau inginkan
dengan memanfaatkan isu murahan
sensitive ras seperti masa Pilkada yang
lalu dimana isu ras ini di jual .
Ketiga/kerugian,jika
keputusan Beliau ambil untuk memindahkan
patung naga itu karena tidak sesuai
dengan prosedur izin.Beliau akan
mengecewakan Pak Bong Li Thiam.Jika
Beliau mengecewakan Pak Bong Li Thiam
berarti Beliau akan kehilangan
keuntungan ekonomi.Selama ini,yang
menjadi sponsor CapGoMeh,binatang
Korban dll sebagian dananya dari kocek
Bong Li Thiam.Tentu saja acara-acara
seperti itu demi nama Pak Wako.
Nah,sekarang kembali
kepertanyaan Bapak, siapa mau tanggung
jawab jika terjadi kerusuhan sosial di
Singkawang karena patung naga? Untuk
menjawab pertanyaan Bapak,Cinta memberi
ilustrasi:Masyarakat Singkawang sebagai
penumpang pesawat.Pak Wako kita sebagai
kapten pesawat,aparat(polisi) sebagai
mekanik pesawat.Sebelum pesawat ini
terbang,mekanik telah memberi laporan
kepada kapten tentang kondisi
pesawat,rusak.Mekanik merekomendasi
pesawat ini jangan terbang.Tetapi,
kapten dengan perasaan sombong dan
percaya diri membawa(terbang) pesawat
itu kemudian pesawat mengalami
kecelakaan(jatuh).Siapa yang
bertanggungjawab dalam kecelakaan(kerusuhan)
ini?Sudah jelas kapten pesawat,tahu
pesawat rusak masih nekat terbang.Itulah
jawaban dari Cinta semoga Bapak puas.
|