|
Dalam perjalanan
kehidupan seorang
pemimpin tidak luput
menghadapi sebuah ujian untuk
membuktikan kredibilitas,
profesionalisme yang dimilikinya sebagai
pemimpin. Kadang-kadang ujian semacam
itu datang lebih awal ketika baru saja
menjabat sebagai pemimpin.Bapak Yanto
Tjahyadi(Ajau) sebagai ketua Permasis
yang baru saja menggantikan Bpk Lio
Kurniawan juga harus menghadapi ujian
seperti itu. Ujian yang dihadapi Pak
Ajau dan teamnya jauh
lebih berat dibandingkan dengan ormas
yang lain.Karena Pak Ajau harus
menghilangkan persepsi masyarakat
Tionghoa Singbebas selama ini bahwa
Permasis tidak akan survival tanpa Pak
Aliok dkk,dan juga brand image yang
buruk dimata masyarakat dibawah
kepemimpin rezim lama ini. .
Pada acara malam
perkenalan pengurus baru Permasis yang
diselenggarahkan Permasis pada tanggal
18 Agustus 2009 di Restoran Raja Kuring,Jakarta.
Mantan ketua Permasis,Pak Aliok hadir
dalam acara tersebut,sesudah Beliau
selesai menyampaikan pidatonya kemudian
meminta permisi untuk meninggalkan
tempat pertemuan. Dengan alasan Beliau
akan menghadiri acara ulang tahun ibunya
Bapak Simon Liu.
Para anggota Permasis merasa
sangat kecewa terhadap sikap mantan
ketua Permasis itu, suatu sikap tak
terpuji yang tidak menunjukkan sikap
komitmen terhadap organisasi yang pernah
dipimpinnya. Lebih mengutamakan
kepentingan pribadi daripada kepentingan
organisasi.
Sesudah Pak Aliok
meninggalkan acara pertemuan
tersebut,dilanjutkan dengan acara
penggalangan dana untuk memperkuat
financial Permasis.Banyak sumbangan dana
dari donatur baru, salah satu donatur
yang kini bermukin di
Semarang
menyumbang Rp200 juta. Total dana yang
terkumpul pada malam itu sebasar Rp 1.8
miliar.
Pada saat dunia
sedang dilanda krisis financial untuk
menggalang dana sosial sebesar Rp 1,8
Milyar, bukanlah perkara yang mudah.
Keberhasilan Permasis mengumpulkan dana
sebesar itu mengindikasikan
beberapa hal:
-Pertama:Kemimpinan
Pak Yanto/ Ajau dan teamnya,ini telah
menunjukkan bahwa
masyarakat Singbebas mendukung
kemimpinan Pak Ajau dan
teamnya.Masyarakat Singbebas
mengekpektasikan Permasis akan lebih
maju dibawah kepemimpinan Pak Ajau dan
teamnya,bukti ini sangat nyata banyak
orang Singbebas join in Permasis selama
ini,dan image buruk masyarakat terhadap
Permasis belakangan ini membaik.
-Kedua: Doktrin Pak
Aliok dkk tidak berjalan,ini menunjukkan
Pak Aliok dan kawan-kawannya bukan
faktor yang menentukan perkembangan
Permasis untuk sekarang ataupun dimasa
yang akan datang.Ini juga membuktikan
dugaan masayarakat Singbebas tidak
berdasar dan tidak betul
bahwa faktor Pak Aliok dkk sangat
menentukan kelangsungan Permasis.
Tanpa Pak Aliok
dkk,Team baru Permasis telah berhasil
menggalang dana 1.8 Milyar rupiah
merupakan suatu bukti nyata yang sangat
solid, Tidak dapat disangkal atas sukses
yang telah dicapai oleh Pak Ajau dan
teamnya.Tentu saja berkat kerja keras
mereka selama ini. Sebuah ucapan “Pantas”
&” salut” untuk kerja keras team baru
PERMASIS.
|